Cegah Stres Akibat Banjir Email

Sudah mulai kewalahan dengan email yang memenuhi inbox Anda? Bahkan karena begitu banyak urusan yang harus diselesaikan dengan email, Anda sampai sakit kepala dibuatnya? Menurut Harris Interactive, sebanyak 94% user merasa sudah kewalahan dan stres jika dalam sehari menerima 50 email.

Tapi bisa saja, belum mencapai angka tersebut, Anda sudah stress lebih dulu, karena begitu banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Terlebih lagi jika email terus berdatangan kendati Anda sedang berlibur atau ingin istirahat.

Bagaimana menyiasati komunikasi melalui surat elektronik agar berjalan lebih efisien dan tidak memicu stress? Ini ada 4 tips yang bisa dilakukan:

  1. Atur waktu

Tidak perlu semua email harus segera dibalas saat itu juga. Ketika pekerjaan sedang overload, bagusnya batasi waktu untuk memeriksa email. Cukup setiap 20 menit sekali, misalnya. Sebab tidak semua email itu penting dan membutuhkan respon segera, bukan? Jika ada pekerjaan yang lebih urgent, prioritaskanlah pekerjaan Anda.

  1. Matikan notifikasi

Layanan push email memang membantu. Tapi ada kalanya mulai mengganggu ketika Anda sedang butuh konsentrasi bekerja atau butuh istirahat, ponsel terus berbunyi karena email-email masuk. Ketika Anda sadar butuh fokus penuh pada suatu pekerjaan, atau memang sedang ingin istirahat total, lebih baik non aktifkan notifikasi email di ponsel Anda.

  1. Selesaikan dengan menelepon

Ada percakapan di email yang sudah terlalu panjang dan berlarut-larut dalam membahas suatu problem? Daripada Anda diganggu terus menerus dengan email balasan yang tiada henti, coba hubungin rekan Anda tersebut langsung melalui telepon. Bereskan semua masalah di sana, sehingga Anda tidak perlu lagi diganggu email-email tersebut.

  1. Bereskan secara face to face

Ada perusahaan yang membiasakan korespondensi melalui email di antara karyawannya. Kadang membahas hal sepele sekalipun dilakukan di email, padahal karyawan masih di satu ruangan. Jika sudah merasa inbox email penuh dan mulai terganggu dengan email-email macam itu, lebih baik Anda langsung membereskan masalah langsung secara face to face dengan orang yang bersangkutan. Dengan begitu Anda bisa fokus pada pekerjaan atau membalas email lain yang lebih penting.

Selamat mencoba!

dikutip dari :

http://ictwatch.com/internetsehat/2012/11/26/4-tips-cegah-stres-akibat-banjir-email/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s