Catatan Milad 3 TDA ( Hari Kedua)

tulisan ini pernah saya muat di Facebook tgl.  04/03/09

Hari ke 2 FEI 2009, perasaan ingin datang lebih awal, karena ada beberapa hal yg ingin ditanyakan kepada para Member TDA, namun teman yg janji mau mengantar datang terlambat. Nuansa gedung hari itu lebih terasa inspiratif dan komunikatif karena mungkin tlh berkenalan dg kawan2 TDA non Jakarta.

Kalau dilihat dari jadwal acara, sepertinya akan ada dua pilihan pandangan yang nantinya akan berbeda dlm pandangan bisnisnya, ini berdasarkan tulisan dan catatan yg pernah saya baca, berikut catatan mengenai hari ke 2 FEI 2009.

1. Bob Sadino, dari awal kedatangannya suasana gemuruh dan antusias menunggu tokoh yang dikenal dengan gaya yang khas dan “teori goblok”nya, aplaus yg panjang dan spontan langsung membahana. Seperti biasa, ia mengatakan bahwa ia tidak punya rencana terhadap bisnisnya dan lebih gila lagi kalau itu didapatkan dari (maaf) toilet,, he he he he. Katanya kalau mau jadi pengusaha jangan berpikir rumit2, dan jangan mau terbelenggu dg teori yg didapat dr lembaga pendidikan formal, karena katanya semakin rumit perhitungan semakin besar keraguan dan ketakutan kita,,, dan ini yg menarik bahwa kalau mau berpikir pengusaha kita harus memindahkan otak kita dari kepala ke dengkul,, wah wah wah Om Bob. Menarik diakhir pemaparannya ia menggunakan slide, dan menggambarkan teori bisnisnya ( wah bisa juga nih si Om ), intinya bahwa bisnis harus bisa memberi manfaat pada orang banyak dan jangan berpikir susah2,,,, seolah-olah si Om mau bilang santai azaaaaa.

2. Jamil Azzaini, jujur saya baru mendengar nama beliau dan melihat buku SuksesMulianya yang ada di pintu masuk FEI 2009. Menurut ceritanya ia telah mampu menembus Brunei,Malaysia bahkan Hongkong dan sangat mengharukan karena, katanya sebelumnya orang kita disana hanya dikenal sebagai “bangsa babu” karena hanya itu yang bisa kita kirim sebelumnya.Namun ia bisa meyakinkan para eksekutif disana dan bisa memberikan warna tersendiri bagi bangsa karena salah seorang putra Indonesia mampu berbuat lebih dibanding ungkapan mereka sebelumnya.

Dengan gayanya yang enerjik beliau banyak mengupas ttg Epos ( Energi positif ) bahwa amal perbuatan yang kita lakukan adalah tabungan yang nantinya akan dikeluarkan sesuai besar simpanan, kita tidak tahu kapan simpanan itu bisa ditarik, namun yang pasti akan sama nilainya dengan yg kita simpan. Suasana haru, saat beliau menceritakan pengalaman yg terjadi pada dirinya dan dg ikhlas minta ampunan dan bantuan dari Allah. Banyak diantara peserta Milad yang terharu dan meneteskan airmata saat beliau menyampaikan materinya. Seolah mendapat teori pencerahan baru dari pak Ustad,, berikut sedikit rumus yg beliau sampaikan :

Epos = Energi positif
Hukum kekekalan energi : Energi tidak akan hilang, hanya berubah wujud.
E out = E in
E usaha = E hasil

Jadi kalo usaha 10, maka hasilnya 10.
Walaupun kelihatannya ada orang udah usaha 10, tapi kok kayanya hasilnya cuma 2 atau 5.

Masih ada rumus tambahan.
Hasil itu ada yang dirasakan langsung dan tidak langsung. Yang tidak langsung masuk ke tabungan.

E usaha = E Hasil Langsung + E Hasil Tak Langsung
Usaha = Hasil + Tabungan

Dan beliau berpesan,, perbanyaklah Epos, Epos dan Epos, Hasilnya mungkin bukan hari ini, karena Tuhan sekarang menjadikannya sebagai tabungan yang akan dicairkan nanti,,,, terima kasih Uztad

3. Ustad Lihan. Beliau berbisnis tidak menempatkan keuntungan sebagai prioritas utama”, ujarnya. “Ini yang membedakan saya dengan pebisnis lainnya”.

“Saya berbisnis karena ingin menolong orang dengan membuka lapangan pekerjaan sebanyak mungkin”, lanjutnya. Setiap proposal yang masuk kepadanya ia selalu memikirkan berapa banyak orang yang bisa ditolong dari usaha yg akan dijalankannya. Bahkah beberapa usahanya yang tidak maju dan rugipun tetap terus dijalankan, krn tidak mau nantinya karyawan akan kehilangan pekerjaan.

Menariknya dari 13 usahanya hanya 2 kantor yang pernah dikunjunginya, ia tidak tahu berapa besar asset, penjualan dan keuntungannya bahkan ia tidak tahu dg Business Plan, BEP dan apa yg dilakukan para direksinya,, tahu tahu ada yg nelpon minta tambah modal, ada yg lapor udah buka cabang, ada yg lapor ada untung dll,, tapi iya sendiri seolah tidak mau tahu,, tapi katanya rizki itu ada saja,,

3. Tung Desem Waringin,,,dahsyat, dahsyat,,, semangatnya Luar Biasa, dalam setiap penampilan kali ini ia mengajak semua peserta senam dan menari-nari,,, ha ha ha memang terasa lebih segar,, dan tiba2 ia berkata,, bahwa TDA jangan hanya Double Action, tapi Triple Action,,, wah dahsyat pak Tung. Buku2 beliau memang banyak menginspirasi para pebisnis, walaupun pada pembicaraan kali ini saya rasa tidak banyak hal yang baru yang ia sampaikan.

Menarik katanya, bahwa bisnis itu harus dijalankan seperti permainan dan harus Fun,, ia menginginkan semua karyawan harus produktif dan inovatif,, karyawan harus diberikan insentif yang besar sesuai prestasinya,, hebatnya ia tidak suka ada karyawannya yang lembur, bahkan kalau ada lembur maka akan dikenakan denda.,,,, wah wah wah Edan,, dan memang beliau mengakui kalau ia memang Edan.

Semua peserta ditantang utk menaikkan target jadi Triple Action,,,, show me the money,, katanya. Diakhir sesi ia memberikan tawaran dahsyat utk member TDA yang akan ikut seminarnya seharga Rp. 100.000,, DAHSYAT,,,, ikut ahhhh…..

Acaranya sungguh luar biasa,, bahwa anggota TDA akan selalu terprovokasi oleh acara ini,,, online community itu akan semakin besar, sangat terasa bagi para TDA dan juga amphibi akan segera jadi TDA, bahkan ada yg bisa Milad 4 harus jadi TDA.

Terima kasih panitia Milad 3 atas kerja keras Bapak2/Ibu2 sehingga acara ini sukses luar biasa.

Wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s